Anggota DPRD Medan Ahmad Afandi Harahap Minta Walikota Medan Menempatkan Banjir Menjadi Prioritas Utama
MEDAN, Bhinnekanews – Banjir di Kota Medan kembali menjadi sorotan setelah sejumlah kawasan terendam pada awal musim hujan tahun ini. Persoalan yang telah berlangsung puluhan tahun tersebut dinilai tak kunjung menemukan penyelesaian yang komprehensif.
Anggota DPRD Kota Medan, Ahmad Afandi Harahap, meminta Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menempatkan penanganan banjir sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
Menurutnya, persoalan banjir tidak dapat dilihat semata-mata dari faktor cuaca atau drainase yang tersumbat. Ia menegaskan perlunya pembenahan menyeluruh yang menyentuh tata kelola kota, pengawasan pembangunan, hingga penegakan aturan.
“Banjir bukan hanya urusan teknis drainase. Ini terkait perencanaan kota, kepatuhan terhadap aturan, dan pengawasan lapangan. Kalau tidak ditangani secara serius, masalah ini akan terus berulang,” ujarnya saat ditemui wartawan, Sabtu (8/11/2025) di Medan.
Ia menyoroti maraknya pembangunan perumahan dan ruko yang tidak memperhatikan sistem resapan air, sementara pemeliharaan sungai dan parit dinilainya masih belum maksimal.
“Program seperti sumur resapan dan sumur laluan yang sudah mulai dijalankan harus benar-benar dikawal. Jangan hanya jadi proyek yang selesai di papan nama, tapi tidak memberikan dampak nyata,” tegasnya.
Afandi juga meminta Pemko Medan berani menindak tegas pelaku pembuangan sampah ke drainase serta pihak yang melakukan penimbunan di kawasan resapan air. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat harus berjalan seiring dengan penegakan aturan.
“Penanganan banjir harus menyentuh hulu dan hilir. Drainase, tata permukiman padat penduduk, serta setiap proyek pembangunan harus mengikuti kaidah ramah lingkungan,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa warga tidak membutuhkan janji, tetapi tindakan nyata pemerintah kota. Ia percaya persoalan banjir dapat diatasi bertahap jika ada kemauan politik yang kuat dan kepemimpinan yang tegas di lapangan.
“Wali Kota harus memimpin langsung upaya penanganan banjir ini. Dengan visi yang jelas dan eksekusi yang terarah, saya yakin masalah ini bisa diselesaikan secara bertahap,” tutupnya. (Agung)
