Lailatul Badri Desak Dinas SDABMBK Pastikan Seluruh Parit Bebas Sampah dan Lumpur

Lailatul Badri Desak Dinas SDABMBK Pastikan Seluruh Parit Bebas Sampah dan Lumpur

BHINNEKANEWS, Medan – Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Lailatul Badri, mendesak Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan untuk menunjukkan kinerja serius dalam penanganan banjir, dengan memastikan seluruh drainase atau parit bebas dari lumpur dan sampah.

Desakan tersebut disampaikan dalam rapat evaluasi triwulan IV bersama Dinas SDABMBK di gedung DPRD Medan, Senin (5/1/2026). Menurutnya, langkah sederhana seperti memastikan aliran air di drainase lancar dapat mengurangi potensi banjir dan mempercepat surutnya genangan.

“Pastikan dulu seluruh drainase yang ada di Kota Medan bersih dan lancar air mengalir. Maka banjir akan berkurang dan cepat surut,” ujarnya.

Baca Juga:  Pansus Ranperda KTR DPRD Medan Tinjau Kampus USM, Lily: Penerapan Larangan Merokok Patut Dicontoh

Lailatul, yang akrab disapa Lela, menyoroti penggunaan anggaran penanggulangan banjir yang setiap tahun mencapai sekitar Rp1 miliar, namun dinilai belum efektif karena banjir masih kerap terjadi di sejumlah wilayah Kota Medan.

Ia menyebut kondisi tersebut disebabkan sistem drainase yang tidak berfungsi optimal, dipenuhi lumpur, sampah, serta tidak terhubung antara saluran primer dan sekunder.

“Selama ini pembangunan drainase terkesan acak dan tidak terkoneksi. Bahkan kemiringan aliran sungai dari hulu ke hilir tidak baik, sehingga air tidak mengalir dengan lancar,” ungkapnya.

Untuk itu, ia meminta pada tahun 2026 dilakukan normalisasi menyeluruh terhadap drainase dan sungai, serta memastikan konektivitas antar saluran air berjalan baik.

Baca Juga:  Reza Pahlevi Lubis Minta Pemko Medan Segera Aktifkan Siskamling

Selain itu, Lela juga menyoroti pembangunan kolam retensi di kawasan Martubung yang dinilai belum optimal karena ukuran saluran masuk dan keluar air terlalu kecil, sehingga tidak berfungsi maksimal.

“Ada pembangunan parit yang kurang tepat di sana. Itu perlu diperbaiki untuk memaksimalkan fungsi kolam retensi,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti masukan DPRD dengan melakukan normalisasi sungai serta peninggian tanggul di titik rawan genangan.

Ia juga menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan banjir di Kota Medan dapat berjalan lebih optimal. (Agung)

Redaksi Bhinneka News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *