Pemkab Samosir Gelar Pelatihan Pengembangan dan Pemberdayaan Koperasi Merah Putih.

Pemkab Samosir Gelar Pelatihan Pengembangan dan Pemberdayaan Koperasi Merah Putih.

Samosir, bhinnekanews

Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan (Diskopnakerindag) menggelar Pelatihan Pengembangan dan Pemberdayaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Kabupaten Samosir senin (20/10) di Sopo Bolon HKBP Pangururan Kabupaten Samosir.

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk membuka secara resmi kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari 20 s.d 21 Oktober.

Tampak hadir Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon, Kapolres Samosir yang diwakili Kasatreskrim AKP Edward Sidauruk, mewakili Kajari Samosir Kasintel Richard N.P Simaremare, Dandim 0210/TU yang diwakili Pabung Samosir Mayor Arm. Guntur Sebayang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hotraja Sitanggang, Kepala Bappeda Rajoki R. Simarmata, Kadis Sosial PMD F. Agust Karokaro.

Baca Juga:  Kantor Pertanahan Deli Serdang Salurkan Bantuan untuk Satpam Terdampak Banjir

Kadis Kopnakerindag Samosir Rista Sitanggang dalam laporan kegiatan menjelaskan tujuan pelatihan ini adalah agar koperasi mampu bertransformasi lebih maju dalam hal organisasi, tata kelola dengan teknologi dan mengikuti perkembangan zaman.

Dijelaskannya, bahwa peserta pelatihan ini berjumlah 268 orang yang merupakan para pengurus dan pengawas koperasi desa/kelurahan merah putih yang ada di Kabupaten Samosir.

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kegiatan ini, sebagai momentum untuk mengapresiasi peran koperasi sebagai salah satu pilar perekonomian bangsa yang berlandaskan prinsip kekeluargaan dan gotong royong.

“Koperasi memiliki peran strategis dalam memberdayakan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesehjateraan ekonomi rakyat melalui pengelolaan sumber daya secara bersama-sama di Kabupaten Samosir” ujar Ariston.

Baca Juga:  Rutan Tanjung Pura Laksanakan Penemuan Kasus TBC dengan Rontgen Dada pada Warga Binaan

Ariston juga menambahkan, bahwa pelatihan seperti ini sangat penting untuk memperkuat manajemen koperasi, meningkatkan pemahaman tentang prinsip koperasi, serta memperluas wawasan dalam pengelolaan keuangan dan usaha koperasi.

“Saya berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta, sehingga dapat diterapkan secara optimal dalam pengelolaan koperasi desa merah putih. Dengan pengelolaan yang baik, koperasi diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi desa, meningkatkan pendapatan anggota, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan desa yang ada di Samosir” tutup Ariston.

Dalam kegiatan pelatihan ini, peserta juga mendapatkan materi-materi yang disampaikan oleh beberapa narasumber untuk menambah pemahaman para peserta dalam mengembangkan koperasi merah putih di tempatnya masing-masing.(RH).

Redaksi Bhinneka News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *