Pemkab Samosir Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Ronggur Nihuta

Pemkab Samosir Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Ronggur Nihuta

SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir terus menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kemarau panjang. Penyaluran kali ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, SE, MM, di Desa Paraduan, Kecamatan Ronggur Nihuta, Kamis (31/7).

Wakil Bupati didampingi Kepala Pelaksana BPBD Samosir Sarimpol Simanihuruk, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Camat Ronggur Nihuta, dan Kepala Desa Paraduan Darwin Samosir. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah mengerahkan tiga unit mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih langsung kepada warga.

Ariston menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau yang berkepanjangan.

“Distribusi air bersih hari ini bersifat sementara. Untuk jangka panjang, kita akan usulkan pembangunan sumur artesis di titik-titik strategis agar kebutuhan air warga dapat terpenuhi,” ujar Ariston.

Baca Juga:  Wabup Samosir Pimpin Rapat TP2DD Evaluasi Perda Pajak dan Retribusi Daerah

Ia juga menginstruksikan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bekerja sama dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk melakukan survei potensi sumber air di wilayah pegunungan yang rentan mengalami kekeringan.

“Saya minta agar survei titik-titik air segera dilakukan supaya kita bisa menemukan solusi permanen, tidak hanya bergantung pada bantuan air tangki,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Paraduan, Darwin Samosir, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Samosir atas perhatian dan langkah cepat yang diberikan.

“Kami berterima kasih karena pemerintah, khususnya Pak Wakil Bupati, turun langsung ke lapangan melihat kondisi kami. Sudah dua minggu terakhir warga mengalami kekurangan air dan bahkan harus mengambil air dari Danau Toba,” ungkap Darwin.

Baca Juga:  Pemkab Samosir Gelar Rakor Penanganan Karhutla: Bupati Vandiko Tegaskan Pentingnya Pencegahan dan Edukasi Masyarakat

Menurut Darwin, sebagian besar wilayah Desa Paraduan berada di daerah dataran tinggi yang sulit mendapatkan sumber air, sehingga masyarakat sangat bergantung pada bantuan pemerintah saat musim kemarau.

Pemkab Samosir berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa terdampak lainnya, terutama di wilayah pegunungan. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program mitigasi kekeringan melalui pembangunan sumur bor dan peningkatan fasilitas penampungan air hujan agar ketahanan air di Samosir dapat lebih terjaga ke depan.

Redaksi Bhinneka News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *