Bupati Samosir dan Dandim 0210/TU Turun Langsung Bersihkan Eceng Gondok di Danau Toba

Bupati Samosir dan Dandim 0210/TU Turun Langsung Bersihkan Eceng Gondok di Danau Toba

SAMOSIR – Memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Kodam I/Bukit Barisan, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Dandim 0210/TU Letkol Inf. Ronald Tampubolon terjun langsung membersihkan eceng gondok di perairan Danau Toba, Desa Palipi, Kecamatan Palipi, Rabu (12/6).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Karya Bhakti TNI Manunggal “Memelihara Danau Toba Bersinar, Bersih, Nauli, dan Ringgas” yang dilaksanakan secara serentak di wilayah Korem 023/KS.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Pemkab Samosir menurunkan sejumlah alat berat dan sarana pendukung, antara lain excavator, dump truck, kapal pengangkut eceng gondok, satu unit conveyor, serta tiga unit perahu ponton milik TNI.
Pembersihan juga melibatkan personel Kodim 0210/TU, Polsek Palipi, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUTR, masyarakat, serta siswa SMKN 1 Palipi.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kasi Ter Korem 023/KS Soni Bolin Steven Simanjuntak, Kabag Ops Polres Samosir Tito, Pabung 0210/TU G. Sebayang, Kajari Samosir Karya Graham Hutagaol, Danramil Palipi J. Siringoringo, Kapolsek Palipi P. Sinaga, serta sejumlah kepala perangkat daerah, antara lain Kadis Lingkungan Hidup Edison Pasaribu, Kadis PUTR Rudimanto Limbong, Kadis Kopnakerindag Rista Sitanggang, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Tetty Naibaho, dan Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang.

Baca Juga:  Wabup Samosir Harapkan PGRI Semakin Solid dan Profesional Dorong Kemajuan Pendidikan

Bupati Vandiko menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan Danau Toba.

“Kami mendukung penuh program TNI Manunggal Memelihara Danau Toba melalui karya bhakti pembersihan eceng gondok. Saya turun langsung untuk memberi contoh kepada masyarakat agar ikut serta menjaga kebersihan dan kelestarian danau,” ujar Vandiko.

Ia menjelaskan, eceng gondok yang diangkat dari danau akan dibawa ke darat dan dicacah untuk dijadikan pupuk organik.

“Pemkab Samosir sedang menggalakkan pelatihan kepada masyarakat agar mampu menghasilkan pupuk organik secara mandiri. Dengan begitu, selain menjaga kebersihan danau, hasilnya juga bisa menunjang kesuburan pertanian,” jelasnya.

Bupati juga berharap bantuan alat dari Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) dapat terus dimanfaatkan untuk pembersihan berkelanjutan sesuai kebutuhan masyarakat.

Dandim 0210/TU Letkol Inf. Ronald Tampubolon menegaskan bahwa pembersihan eceng gondok merupakan program unggulan KASAD yang dijalankan di kawasan Danau Toba.

Baca Juga:  DPRD dan Pemkab Samosir Sepakati Ranperda RPJMD 2025–2029

“Hari ini kami bergerak bersama Forkopimda dan masyarakat membersihkan eceng gondok. Harapan kami, Danau Toba tetap indah dan bisa dinikmati oleh generasi penerus,” ujar Ronald.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan kegiatan ini sebagai gerakan rutin dan berkelanjutan.

“Prioritas utama saat ini adalah mengangkat gulma ke darat. Selanjutnya kami akan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk pengelolaan dan pemanfaatan hasil pembersihan,” tambahnya.

Kajari Samosir Karya Graham Hutagaol menyampaikan bahwa kebersihan Danau Toba merupakan tanggung jawab moral bagi generasi penerus.

“Eceng gondok adalah gulma yang bisa merusak ekosistem danau. Kami mendorong pemerintah pusat mencari solusi agar pertumbuhannya dapat dikendalikan secara permanen,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Samosir Tito menegaskan bahwa Polres Samosir siap mendukung seluruh kegiatan sinergi TNI, Forkopimda, dan Pemkab Samosir dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Danau Toba.

Redaksi Bhinneka News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *