Bupati Samosir Ajukan Proposal Revitalisasi Dua Pasar Rakyat ke Kementerian Perdagangan
SAMOSIR – Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, ST mengajukan proposal revitalisasi Pasar Rakyat Pangururan dan Pasar Rakyat Nainggolan kepada Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dengan total anggaran sebesar Rp35,048 miliar. Proposal tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja dan audiensi Bupati ke Kantor Kementerian Perdagangan RI, Kamis (18/9/2025).
Dalam kunjungan itu, Vandiko didampingi Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Samosir, Rista Sitanggang, dan disambut langsung oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal Shoffan Shofwan, S.I.P., M.Si., serta Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik, Sri Sugi Atmanto, bersama jajaran pejabat Kementerian Perdagangan.
Bupati Samosir menjelaskan bahwa Kabupaten Samosir merupakan salah satu dari tujuh kabupaten di Kawasan Danau Toba yang sedang gencar melakukan percepatan pembangunan. Sebagai bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Toba, pengembangan sektor perdagangan, pertanian, dan pariwisata harus dilakukan secara terarah dan berkelanjutan.
“Peningkatan kunjungan wisata ke Samosir perlu diimbangi dengan layanan perdagangan yang lebih baik, khususnya melalui pasar rakyat yang representatif,” ujar Vandiko.
Ia mengungkapkan, saat ini kapasitas Pasar Pangururan dan Pasar Nainggolan sudah tidak mencukupi. Banyak pedagang terpaksa berjualan di trotoar dan pinggir jalan, sehingga mengganggu kenyamanan pengunjung dan lalu lintas.
“Revitalisasi diperlukan agar pasar rakyat menjadi tempat yang aman, bersih, dan nyaman bagi masyarakat serta wisatawan,” tambahnya.
Melalui proposal yang diserahkan, Pemkab Samosir berharap revitalisasi dua pasar tersebut dapat segera direalisasikan pada tahun anggaran mendatang guna mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Menanggapi hal tersebut, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal Shoffan Shofwan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemkab Samosir.
“Kenyataannya, seluruh pasar rakyat di Indonesia memang menjadi tanggung jawab besar Direktorat Perdagangan Dalam Negeri,” kata Iqbal.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan mempelajari usulan tersebut dan berharap dapat direalisasikan seperti Revitalisasi Pasar Onan Runggu yang telah terlaksana pada tahun 2022.
“Kami menyambut baik usulan dari Bupati Samosir dan akan mengupayakan dukungan sesuai prioritas program nasional,” pungkasnya.
Langkah Pemkab Samosir ini menjadi bagian dari upaya strategis memperkuat ekonomi kerakyatan di tengah peningkatan arus wisatawan Danau Toba, sekaligus mendukung visi pembangunan daerah 2025–2029 yang berfokus pada pertanian, pariwisata, dan perdagangan berkelanjutan.
