Program Mudik Gratis Tuai Protes, Ketua Komisi II DPRD Medan Minta Dishub Perbaiki Sistem dan Tingkatkan Transparansi
Bhinnekanews, Medan – Program mudik gratis yang digelar Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan menuai keluhan dari sejumlah warga. Calon pemudik mengaku kecewa karena kuota tujuan tertentu disebut habis dalam waktu singkat, meski antrean masih panjang.
Ketua Komisi II DPRD Kota Medan, H. Kasman bin Marasakti Lubis, Lc, MA, mengaku prihatin dengan persoalan tersebut. Ia menilai program yang menjadi agenda rutin Pemko Medan itu seharusnya bisa berjalan lebih baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Program mudik gratis merupakan program yang sangat baik dan dinantikan masyarakat setiap tahunnya. Namun pelaksanaannya harus dilakukan secara profesional agar tidak menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (07/03/2026).
Kasman meminta Dishub Kota Medan segera melakukan evaluasi terhadap sistem pendaftaran agar lebih tertata dan transparan. Ia menekankan pentingnya perbaikan pada mekanisme antrean, proses verifikasi peserta, hingga penyampaian informasi kuota secara terbuka.
Menurutnya, sistem pendaftaran ke depan perlu dilakukan secara lebih terbuka, termasuk memungkinkan pemantauan kuota secara langsung oleh masyarakat.
“Untuk ketersediaan kuota harus bisa dipantau secara langsung oleh masyarakat, sehingga kuota yang tersedia dan yang sudah terisi bisa terlihat secara jelas,” katanya.
Selain itu, ia juga meminta Dishub menyiapkan petugas yang memadai di lokasi pendaftaran guna memastikan proses berjalan tertib serta memberikan penjelasan yang jelas kepada masyarakat.
“Jangan sampai masyarakat sudah datang sejak pagi, antre berjam-jam, tetapi pulang dengan rasa kecewa karena tidak mendapatkan penjelasan yang memadai,” tegasnya.
Ia berharap evaluasi segera dilakukan agar program mudik gratis benar-benar menjadi bentuk pelayanan pemerintah yang optimal dan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.
(Agung)
