Ketua Komisi 3 DPRD Medan Salomo Pardede Minta PUD Pasar Hentikan Kegiatan GPM di Pasar Tradisional

Ketua Komisi 3 DPRD Medan Salomo Pardede Minta PUD Pasar Hentikan Kegiatan GPM di Pasar Tradisional

MEDAN, BHINNEKANEWS.ID – Ketua Komisi 3 DPRD Kota Medan, Salomo Tabah Ronal Pardede, meminta PUD Pasar Kota Medan meninjau ulang atau menghentikan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di beberapa pasar tradisional. Kegiatan tersebut dinilai merugikan pedagang beras mitra Bulog karena harga jual GPM lebih murah.

“Sebaiknya GPM dilakukan di tingkat Kelurahan atau lingkungan, bukan di pasar tradisional. Jika harus tetap di pasar, PUD Pasar wajib koordinasi dengan pedagang soal harga,” tegas Salomo Pardede, Rabu (17/9).

Baca Juga:  Komisi 4 DPRD Medan Apresiasi Dishub Atasi Masalah Parkir di Jalan Jawa – Irian

Menurut Salomo, jika pedagang menjual beras ukuran 5 kg seharga Rp 60 ribu dengan harga pengambilan dari Bulog Rp 58 ribu, maka penjualan GPM seharga Rp 58 ribu jelas merugikan pedagang. Ia menekankan bahwa pedagang juga merupakan aset PUD Pasar sehingga koordinasi harus dijalankan dengan baik.

Salomo menambahkan bahwa kegiatan GPM tetap penting untuk menekan harga beras di pasaran, namun lokasi pelaksanaannya sebaiknya digeser ke Kelurahan agar tidak langsung bersaing dengan pedagang pasar.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Medan Rajudin Sagala Temui Aksi Demo GMKI

Pedagang seperti Muniroh menyampaikan protesnya terkait kehadiran GPM yang menurunkan pendapatan mereka. “Kami pedagang beras mitra Bulog merasa dirugikan karena harga GPM sedikit lebih murah dari kami. GPM sebaiknya digelar di Kelurahan atau lingkungan agar tidak merugikan dagangan kami,” ujar Muniroh.

(Agung)

Redaksi Bhinneka News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *