F. Demokrat DPRD Medan Dukung Pembentukan Pansus PAD dan Penertiban Aset
MEDAN, BHINNEKANEWS – Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Penertiban Aset Kota Medan. Langkah ini dianggap strategis untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah serta memastikan pengelolaan keuangan publik berjalan transparan, efisien, dan akuntabel.
Dalam pandangan resminya yang dibacakan Ahmad Afandi Harahap pada rapat paripurna, Fraksi Demokrat menegaskan bahwa pajak dan retribusi daerah memegang peranan penting dalam pembangunan Kota Medan. Kedua instrumen fiskal tersebut menjadi sumber utama pembiayaan sektor vital, termasuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan, transportasi, dan program kesejahteraan masyarakat.
Ahmad Afandi Harahap menyebut, “Pajak bersifat wajib tanpa imbalan langsung, sedangkan retribusi merupakan pungutan atas layanan atau fasilitas tertentu yang diberikan pemerintah daerah. Keduanya penting untuk memperkuat basis keuangan daerah.”
Fraksi Demokrat mengapresiasi penyusunan Ranperda tentang pembentukan Pansus PAD dan penertiban aset daerah sebagai wujud tanggung jawab legislatif. Namun, pihaknya menilai pengelolaan PAD dan aset Kota Medan masih belum optimal, karena banyak aset daerah yang belum memberikan kontribusi maksimal. Oleh sebab itu, Pansus diharapkan menjadi wadah untuk melakukan pendalaman, analisis, dan perumusan rekomendasi kebijakan strategis.
Selain itu, Fraksi Demokrat menekankan pentingnya strategi inovatif dan digitalisasi dalam pengelolaan PAD, sekaligus melindungi masyarakat dari beban pajak dan retribusi berlebihan. Pansus juga diharapkan mampu mengevaluasi kendala hukum, administratif, dan teknis dalam pengelolaan aset daerah untuk menghasilkan solusi konkret yang mendukung efisiensi dan kemandirian fiskal daerah.
“Dengan adanya kelembagaan khusus di DPRD Kota Medan yang fokus pada PAD dan aset, diharapkan fondasi fiskal daerah dapat diperkuat, tata kelola aset menjadi lebih produktif, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” tutup Ahmad Afandi Harahap.
(agung)
